Peran Nama Keluarga (Marga) dalam Menjaga Solidaritas Kekerabatan

Nama keluarga, fam, atau marga adalah penanda identitas paling purba yang melekat sejak seseorang dilahirkan. Banyak suku di Nusantara, seperti Batak, Minahasa, Ambon, hingga keturunan Arab dan Tionghoa, memegang teguh tradisi penyematan marga di belakang nama anak mereka.

Meskipun zaman telah sangat modern, fungsi marga sama sekali tidak memudar. Ia bertransformasi menjadi jaringan solidaritas yang sangat kuat, baik di kampung halaman maupun di tanah rantau.

Fungsi Marga di Era Modern

Menjaga kelestarian nama keluarga adalah upaya mulia untuk memastikan bahwa pengorbanan dan kehormatan para leluhur perintis klan tidak terlupakan oleh sejarah.